Senin, 17 Desember 2018

Persamaan dan Perbedaan Kode Etik Profesi

Nama   : Dyrar Satria Yahya Lomben
NPM.    : 14-630-032

KODE ETIK

Kode Etik Dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku.
Dalam kaitannya dengan profesi, bahwa kode etik merupakan tata cara atau aturan yang menjadi standart kegiatan anggota suatu profesi. Suatu kode etik menggambarkan nilai-nilai professional suatu profesi yang diterjemahkan kedalam standaart perilaku anggotanya. Nilai professional paling utama adalah keinginan untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Nilai professional dapat disebut juga dengan istilah asas etis.(Chung, 1981 mengemukakan empat asas etis, yaitu : (1). Menghargai harkat dan martabat (2). Peduli dan bertanggung jawab (3). Integritas dalam hubungan (4). Tanggung jawab terhadap masyarakat.

Kode etik dijadikan standart aktvitas anggota profesi, kode etik tersebut sekaligus sebagai pedoman (guidelines). Masyarakat pun menjadikan sebagai perdoman dengan tujuan mengantisipasi terjadinya bias interaksi antara anggota profesi. Bias interaksi merupakan monopoli profesi., yaitu memanfaatkan kekuasan dan hak-hak istimewa yang melindungi kepentingan pribadi yang betentangan dengan masyarakat. Oteng/ Sutisna (1986: 364) mendefisikan bahwa kode etik sebagai pedoman yang memaksa perilaku etis anggota profesi.Konvensi nasional IPBI ke-1 mendefinisikan kode etik sebagai pola ketentuan, aturan, tata cara yang menjadi pedoman dalam menjalankan aktifitas maupun tugas suatu profesi. Bahsannya setiap orang harus menjalankan serta mejiwai akan Pola, Ketentuan, aturan karena pada dasarnya suatu tindakan yang tidak menggunakan kode etik akan berhadapan dengan sanksi.

PERBEDAAN ETIKA DAN ETIKET DENGAN KODE ETIK

Berbeda dengan kedudukan etiket yang rendah jika dibandingkan dengan etika, tidak demikian dengan kode etik. Kode etik adalah suatu istilah atau konsep yang juga perlu dipelajari dalam studi etika. Keberadan ‘kode etik’ dapat diposisikan di antara etika dan etiket. Kode etik merupakan suatu ‘konsensus yang disepakati bersama dan bersifat mengikat para anggota atau komponen suatu kelompok tertentu, namun tidak mengikat pihak lainnya. Itulah sebabnya kode etik bersifat institusional-terbatas.

PERBEDAAN ETIKA DAN ETIKET

Etiket menyangkut cara suatu perbuatan harus dilakukan manusia. Contoh : jika menyerahkan sesuatu pada atasan harus menggunakan tangan kanan. Dianggap melanggar etiket apabila menyerahkan dengan tangan kiri. Tetapi etika tidak terbatas pada cara dilakukannya suatu perbuatan; etika memberi norma kepada perbuatan itu sendiri.

Etika menyangkut masalah apakah suatu perbuatan boleh dilakukan ya atau tidak. Contoh : mengambil barang milik orang lain tidak pernah diperbolehkan. “jangan mencuri” merupakan suatu norma etika. Orang mencuri dengan tangan kanan atau kiri, hal tersebut tidak menjadi relevan.

Etiket hanya berlaku dalam pergaulan. Bila tidak ada orang lain hadir atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku. Contoh : dianggap melanggar etiket cara makan apabila ada saksi atau orang. Etika selalu berlaku, juga kalau tidak ada saksi mata. Contoh : larangan untuk tidak mencuri selalu berlaku ada atau tidak ada nya orang yang hadir/saksi mata.

Etiket bersifat relatif. Yang dianggap tidak sopan dalam satu kebudayaan bisa saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain. Contoh : makan dengan tangan. Etika jauh lebih absolute. Contoh : “jangan membunuh” “jangan mencuri” merupakan prinsip etika yang tidak dapat ditawar atau diberi dispensasi.
Jika berbicara tentang etiket, hanya memandang manusia dari lahiriahnya saja. Contoh : penipu dapat dengan mudah meyakinkan orang lain karena penampilan luar mereka yang baik. Etika menyangkut manusia dari segi dalam: batiniah. Contoh : orang yang membunuh, jelas-jelas memiliki kepribadian yang buruk.

PERSAMAAN ETIKA DAN ETIKET

-Etika dan etiket menyangkut perilaku manusia. Istilah ini hanya kita pakai mengenai manusia. Hewan tidak mengenal etika maupun etiket.

-Baik etika maupun etiket mengatur perilaku manusia secara normative, artinya member norma bagi perilaku manusia dan dengan demikian menyatakan apa yang harus dilakukan atau tidak boleh dilakukan.

Terima Kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar